Minggu, 23 Juni 2013

CARA MUDAH HACK FACEBOOK MENGGUNAKAN HP

facebook-logo.jpg

CARA MUDAH HACK FACEBOOK MENGGUNAKAN HP

Asalamualaikum w.R.W.B

Dalam kesempatan ini saya akan memberikan informasi penting bagi teman2 semua yang suka ma yang nama@ FACEBOOK,,,ga' usah banyak omong lagi Langsung simak baik- baik !!
Pertama kamu harus punya aplikasi operamini dulu, yg belum punya silahkan download DI SINI lalu pilih opera mini yg cocok dengan HP Bradda skalian.
setelah di download silahkan di instal..setelah kalian instal,, masuk ke facebook ..klo sudah ikuti cara hack facebook berikut ini...

Caranya adalah :
1. Log out dulu gan facebook kalian..setelah keluar, pada halaman awal FACEBOOK.. klik lupa kata sandi
2. Terdapat 3 pilihan yaitu: email, link profil/id, nama facebook target dan nama salah satu teman dia (Pilih salah satu pilhan yang tadi) Lalu klik cari
3. Langsung aja klik "ini akun saya" walaupun fotonya bukan tapi itu memang facebook target..
4. Centang pada email yang di hidden. kemudian klik "tidak ada akses lagi"
5. Masukan alamat email yang mau kita tanem di facebook target
6. Kalau si target pernah buat pertanyaan keamanan facebooknya. Kita tinggal jawab aja pertanyaan nya, Tapi kalau enggak kita harus memilih 3 orang teman terpercaya kemudian pihak facebook akan mengirimkn code konfirmasinya ke 3 orang tersebut..
7. Setelah itu, sobat ikuti langkah selanjutnya/lakukan apa yang harus sobat lakukan. . . .up

Note: Jangan menyalah gunakan TRIK ini ya sob, apalagi kalo fb saya di hack bigsmile

wa'alamuaikum salam W.R.W.B

Cara Mudah Menggunakan Hp Sebagai Modem s60v3/v5

Cara Mudah Menggunakan Hp Sebagai Modem s60v3/v5

Assalammua'laikum Wr.Wb

kembali lagi untuk share yang ke empat untuk hari ini, langsung saja ke topik, yang akan saya bagikan disini adalah sebuah app yang bisa sobat pakai sebagai pengganti modem.

Berikut syarat dan cara kerjanya :

- app ini sendiri hanya mendukung untuk hp yang sudah di lengkapi dengan WIFI

-Install app joikuspot di drive E dan setelah selesai,"restart hp sobat !"

- Ketika sobat buka tampilan pertama akan seprti ini, pilih ya untuk melanjutkan
screenshot0023.jpg
screenshot0023.jpg
- Pilih operator yang sobat gunakan :
screenshot0024.jpg
screenshot0024.jpg
- Terakhir tungggu loadnya sampai selesai(gak lama plig cma 20 detik)
screenshot0025.jpg
screenshot0025.jpg
Sekarang WIFI Pd hp km sdah aktiv dan bisa di gunakan untuk koneksi lewat pc.

Cara Mudah Membuat Update Status Via Menggunakan Handphone

fb
cara mudah membuat update status via menggunakan handphone


Tutorial yang sudah banyak ditulis, berhubungan trik ini masih banyak dicari, penulis mencoba menulis secara singkat dengan bahasa penulisan yang diharapkan mudah untuk dimengerti pembaca.

Berikut tutorial singkat tentang "cara mudah membuat update status via menggunakan handphone"

-silahkan login terlebih dahulu ke akun facebook.
-lalu akses halaman ini, lanjutkan dengan meng-create sebuah applikasi. Jika belum pernah membuat applikasi sama sekali, silahkan untuk melakukan registrasi dan mencentang kolom menyetujui semua ketentuan terlebih dahulu.

dev1

-isi form app name sesuai selera, lalu biarkan proses reload page selesai hingga muncul tulisan "valid" di bawah form. jika gagal, pilihlah nama lain.

dev2


-lalu klik buttom "lanjutkan" seperti gambar dibawah ini.

dev3


-tulis captha ke dalam form yang disediakan, lalu klik "lanjutkan".

dev4


-applikasi selesai di buat. Jangan lupa untuk meng-copy App ID karena akan digunakan nantinya untuk mengakses url applikasi tersebut.

dev5

cara mengakses url applikasi

copy url didalam text box dibawah ini

 http://www.facebook.com/dialog/feed?app_id=Id Apps Kamu&redirect_uri=https://www.facebook.com&to=&display=touch


lalu ganti kata Id Apps Kamu dengan id applikasi yang telah dibuat tadi.

contoh: http://www.facebook.com/dialog/feed?app_id=546603912031156&redirect_uri=https://www.facebook.com&to=&display=touch

lalu cobalah untuk mengakses url tersebut.
berikut applikasi yang sudah selesai dibuat dan sudah dicoba untuk saya gunakan.

dev6




dev7




OPINI

SISTEM PENDIDIKAN DI INDONESIA

Oleh: Zamzami

Sistem Pendidikan di Indonesia saat ini amat sangatlah buruk di bandingkan negara-negara berkembang lainnya. Sebenarnya Sistem Pendidikan yang di rancang sangatlah baik, akan tetapi pelaksanaan di lapangannya yang masih jauh dari ketentuan yang berlaku, misalnya Sistem Pelaksanaan UN kemarin.UN yang telah di rancang sedemikian rupa juga masih mengalami kendala, banyak sekali di temukan penyelewengan dan keterlambatan soal yang sampai ke lokasi ujian.

Keterlambatan Soal UN tersebut, merupakan suatu ketidakdisiplinan dari pihak pengelola (Pemerintah). Bagaimana mungkin Anak-anak Indonesia bisa di siplin, sedangkan pemimpin atau panutannya sendiri melanggar kedisiplinan tersebut.

Keterlambatan Soal UN tahun ini, ada yang sampai 2 (dua) jam bahkan mencapai 2 (dua) hari. Sungguh sangat di sayangkan bagi peserta-peserta UN itu sendiri, yang harus menunggu waktu pelaksanaan nya, ada juga kejadian Soal-soal UN yang tidak sampai ke tujuan dengan jadwal yang sudah di tentukannya.

Penyelewengan Soal-soal UN juga masih di lakukan oleh para Oknum-oknum yang berkecimpung di dunia pendidikan, banyak sekali para pendidik dengan alasan kemanusiaan membantu anak didik mereka di UN, padahal mereka tahu dan mengerti betul, bahwa hal tersebut tidak boleh di lakukan. Mereka mengnggap anak didik mereka tidak di perlakukan secara adil, karena mereka mengenyam pendidikan di bangku sekolah dengan fasilitas-fasilitas seadanya dan informasi yang kurang mengenai UN.

Penyelewengan tersebut terjadi bukanlah 100 % kesalahan dari pendidiknya. Hal tesebut terjadi di karenakan anak didiknya tidak dapat menjawab Soal-soal UN nantinya, itulah yang membuat khawatir para pendidik nya.
Dengan Sistem Pendidikan di Indonesia tidak di evaluasi dari sekarang oleh Pemerintah Pusat beserta menteri pendidikan, maka pendidikan di indonesia tidak akan berkembang sampai kapanpun. Pendidikan sekarang sudah menurun perkembangannya dari tahun-tahun sebelumnya.

Peran Orang Tua
Peran orang tua dalam membimbing anak sangat besar, karena peran orang tua siswa harus lebih di tingkatkan lagi untuk memberikan arahan dan bimbingan kepada anaknya masing-masing, sehingga anak tersebut tetap memiliki konsentrasi dan perhatian yang serius dalam menghadapi UN. Waktu belajar lebih besar adalah di rumah, kalau tidak di awasin maka anak tersebut tidak akan serius untuk belajar, sedangkan di sekolah hanya beberapa jam saja proses pembelajaran nya.

Jadi tanpa peran orang tua, sangat di khwatirkan tiap tahun akan sulit mendapatkan hasil kelulusan yang baik, apalagi peraturan Ujian beda tiap tahun nya, jadi tanpa kerja sama yang baik antara guru dan orang tua dalam membimbing anak nya masing-masing, maka mustahil anak tersebut tertolong dalam kelulusan nya. Oleh sebab itu, peran orang tua sangatlah penting untuk membimbing anak dalam menghadapi UN,sehingga anak-anak lebih percaya diri dalam menghadapi UN tersebut.

Persiapan akan terus di matangkan oleh siswa itu sendiri dalam berbagai cara, seperti pembahasan soal-soal bersama siswa, setiap guru harus memberikan soal-soal yang mengacu ke dalam kisi-kisi yang akan di uji.
UN Bukan Untuk di Takuti
Sebenarnya dari UN itu sendiri tidak ada yang di takuti oleh tiap peserta, jika mereka rajin dan tekun dalam belajar, pasti merka bisa menjawab Soal-soal yangdi ajukan tersebut. Bila di tinjau dari sisi lain nya, pelaksanaan UN tersebut juga dapat merugikan negara sampai milyaran bahkan triliunan. Bayangkan saja, soal-soal yang di cetak di jakarta, kemudian di distribusikan ke seluruh daerah yang ada di Indonesia bahkan sampai ke pelosok-pelosok desa. Hal ini otomatis membuktikan pengeluaran biaya yangsangat besar.

UN ini juga dapat memakan nyawa para peserta, jika peserta tersebut tidak lulus maka mereka frustasi dengan hasil tersebut, kemudian jalan akhirnya kebanyakan bunuh diri.Jadi sangat di sayangkan bagi peserta yang tidak lulus tersebut, yang harus mengakhiri kehidupannya di karenakan sia-sia belajar beberapa tahun.

Penulis adalah mahasiswa jurusan teknik elektro universitas malikussaleh
Zamzami
Mahasiswa Teknik Elektro
Universitas Malikussaleh Lhokseumawe
Email : zamzami954@gmail.com

MODULASI

 Modulasi
   Modulasi  adalah proses perubahan (varying) suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatugelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Terdapat tiga parameter kunci pada suatu gelombang sinusiuodal yaitu : amplitudo, fase dan frekuensi. Ketiga parameter tersebut dapat dimodifikasi sesuai dengan sinyal informasi (berfrekuensi rendah) untuk membentuk sinyal yang termodulasi.
Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebut modem.
Informasi yang dikirim bisa berupa data analog maupun digital sehingga terdapat dua jenis modulasi yaitu
-  modulasi analaog
-  modulasi digital

  Modulasi Analog
 Dalam modulasi analog, proses modulasi merupakan respon atas informasi sinyal analog.
Teknik umum yang dipakai dalam modulasi analog :
 -  Modulasi berdasarkan sudut
-  Modulasi Fase (Phase Modulation - PM)
-  Modulasi Frekuensi (Frequency Modulatio - FM)

-  Modulasi Amplitudo (Amplitudo Modulation - AM)
- Double-sideband modulation with unsuppressed carrier (used on the radio AM band)
-  Double-sideband suppressed-carrier transmission (DSB-SC)
-  Double-sideband reduced carrier transmission (DSB-RC)
-  Single-sideband modulation (SSB, or SSB-AM), very similar to single-sideband suppressed carrier modulation (SSB-SC)
- Vestigial-sideband modulation (VSB, or VSB-AM)
-  Quadrature amplitude modulation (QAM)




Modulasi Digital
                Dalam modulasi digital, suatu sinyal analog di-modulasi berdasarkan aliran data digital.
Perubahan sinyal pembawa dipilih dari jumlah terbatas simbol alternatif. Teknik yang umum dipakai adalah :
-  Phase Shift Keying (PSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan fase.
-  Frekeunsi Shift Keying (FSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi.
-  Amplitudo Shift Keying (ASK), digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo.

Teknik Modulasi digital yang dipakai adalah :

- Phase-shift Keying (PSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan fase.
- Frequency-shift Keying (FSK), digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi.
- Amplitude-shift Keying (ASK), digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo.

A.  Phase-shift Keying (PSK),
       digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan fase.
merupakan skema modulasi digital modulation yang memberikan data dengan mengubah,
atau memodulasi, fase sinyal referensi (gelombang karier).
Fase diubah mewakili sinyal data.
Ada dua cara dasar menggunakan fase sinyal :
-Dengan melihat fase itu sendiri sebagai pengubah informasi,
 dimanan demodulator harus memiliki sinyal referensi untuk membandingkan perlawanan fase dari sinyal yang diterima; atau
-Dengan melihat perubahan fase sebagai informasi pengubah — skema diferensial,
beberapa tidak membutuhkan karier referensi.
Dimana fc frekuensi gelombang karier.

B.  Frequency-shift Keying (FSK)
     digunakan suatu jumlah terbatas berdasarkan frekuensi. Merupakan bentuk modulasi frekuensi dimana sinyal modulasinya mengubah frekuensi output di antara nilai sebelum ditentukan. Biasanya, frekuensi instan diubah di antara dua nilai diskret yang dibatasi frekuensi tanda dan frekuensi ruang. Bentuk fase FSK yang kontinus yang ada merupakan tidak ada kelanjutan fase pada sinyal dimodulasi.

c.Amplitude-shift Keying (ASK)
      digunakan suatu jumlah terbatas amplitudo. Merupakan bentuk modulasi yang mewakili data digital sebagai variasi dalam amplitudo gelombang karier.Amplitudo dari sebuah sinyal karier analog mengubah dengan aliran bit (sinyal modulasi), menjaga frekuensi dan fase konstan. Level amplitudo dapat digunakan mewakili logika binary 0 dan 1.
Dapat dianggap sinyal karier sebagai saklar ON atau OFF. Pada sinyal dimodulasi, logika 0 diwakili dengan adanya karier, sehingga memberikan operasi kunci OFF/ON dan nama diberikan.

Bentuk ASK yang paling sederhana dan umum beroperasi seperti sebuah saklar, menggunakan adanya gelombang karier untuk mengindikasi sebuah binary 1 dan absensinya untuk mengindikasi sebuah 0. Tipe modulasi ini disebut on-off keying, dan digunakan pada frekuensi radio untuk mentransmisikan kode Morse (mengacu pada operasi gelombang kontinus).

GELOMBANG FM DAN AM

GELOMBANG FM DAN AM

1. Multichannel Frequency Modulation ( FM )

Penggunaan signal AM-VSB untuk mengirim beberapa channel analog adalah prinsip lurus kedepan dan sederhana. Bagaimana pun juga hal itu memiliki syarat C/N paling tidak 40 dB untuk setiap channel AM dimana antara laser dan penerimanya harus garis lurus. Cara lain adalah denga menggunakan modulaasi frekuensi ( FM ) dimana setiap subcarrier dimodulasi oleh frekuensi dengan signal informasi, namun hal ini membutuhkan bandwide lebih besar sekitar 7 – 8 kali dari AM. Rasio S/N dari output detector FM jauh lebih besar dari rasio C/N pada input dari detector.
 Rasio dari s/n tergantung pada desain sistem tetapi umumnya berada pada 36-44 db
Di antara keuntungan FM adalah bebas dari pengaruh gangguan udara, bandwidth (lebar pita) yang lebih besar, dan fidelitas yang tinggi. Jika dibandingkan dengan sistem AM, maka FM memiliki beberapa keunggulan, diantaranya:
Lebih tahan noise
Frekuensi yang dialokasikan untuk siaran FM berada diantara 88 – 108 MHz, dimana pada wilayah frekuensi ini secara relatif bebas dari gangguan baik atmosfir maupun interferensi yang tidak diharapkan. Jangkauan dari sistem modulasi ini tidak sejauh, jika dibandingkan pada sistem modulasi AM dimana panjang gelombangnya lebih panjang. Sehingga noise yang diakibatkan oleh penurunan daya hampir tidak berpengaruh karena dipancarkan secara LOS (Line Of Sight).

Bandwith yang Lebih Lebar
Saluran siar FM standar menduduki lebih dari sepuluh kali lebar bandwidth (lebar pita) saluran siar AM. Hal ini disebabkan oleh struktursideband nonlinear yang lebih kompleks dengan adanya efek-efek (deviasi) sehingga memerlukan bandwidth yang lebih lebar dibanding distribusi linear yang sederhana dari sideband-sideband dalam sistem AM. Band siar FM terletak pada bagian VHF (Very High Frequency) dari spektrum frekuensi di mana tersedia bandwidth yang lebih lebar daripada gelombang dengan panjang medium (MW) pada band siar AM.

Fidelitas Tinggi
Respon yang seragam terhadap frekuensi audio (paling tidak pada interval 50 Hz sampai 15 KHz), distorsi (harmonik dan intermodulasi) dengan amplitudo sangat rendah, tingkat noise yang sangat rendah, dan respon transien yang bagus sangat diperlukan untuk kinerja Hi-Fi yang baik. Pemakaian saluran FM memberikan respon yang cukup untuk frekuensi audio dan menyediakan hubungan radio dengan noise rendah. Karakteristik yang lain hanyalah ditentukan oleh masalah rancangan perangkatnya saja.


Transmisi Stereo
Alokasi saluran yang lebar dan kemampuan FM untuk menyatukan dengan harmonis beberapa saluran audio pada satu gelombang pembawa, memungkinkan pengembangan sistem penyiaran stereo yang praktis. Ini merupakan sebuah cara bagi industri penyiaran untuk memberikan kualitas reproduksi sebaik atau bahkan lebih baik daripada yang tersedia pada rekaman atau pita stereo. Munculnyacompact disc dan perangkat audio digital lainnya akan terus mendorong kalangan industri peralatan dan teknisi siaran lebih jauh untuk memperbaiki kinerja rantai siaran FM secara keseluruhan.

Hak komunikasi Tambahan
Bandwidth yang lebar pada saluran siar FM juga memungkinkan untuk memuat dua saluran data atau audio tambahan, sering disebut Subsidiary Communication Authorization (SCA), bersama dengan transmisi stereo. Saluran SCA menyediakan sumber penerimaan yang penting bagi kebanyakan stasiun radio dan sekaligus sebagai media penyediaan jasa digital dan audio yang berguna untuk khalayak.

Teori Modulasi Frekuensi (FM)

Baik FM (Frekuensi Modulation) maupun PM (Phase Modulation) merupakan kasus khusus dari modulasi sudut (angular modulation). Dalam sistem modulasi sudut frekuensi dan fasa dari gelombang pembawa berubah terhadap waktu menurut fungsi dari sinyal yang dimodulasikan (ditumpangkan). Misal persamaan gelombang pembawa dirumuskan sebagai berikut :
Uc = Ac sin (wc + c)
Dalam modulasi amplitudo (AM) maka nilai ‘Ac‘ akan berubah-ubah menurut fungsi dari sinyal yang ditumpangkan. Sedangkan dalam modulasi sudut yang diubah-ubah adalah salah satu dari komponen ‘wc+ c‘. Jika yang diubah-ubah adalah komponen ‘wc‘ maka disebut Frekuensi Modulation (FM), dan jika komponen ‘c‘ yang diubah-ubah maka disebut Phase Modulation (PM).
Jadi dalam sistem FM, sinyal modulasi (yang ditumpangkan) akan menyebabkan frekuensi dari gelombang pembawa berubah-ubah sesuai perubahan frekuensi dari sinyal modulasi. Sedangkan pada PM perubahan dari sinyal modulasi akan merubah fasa dari gelombang pembawa. Hubungan antara perubahan frekuensi dari gelombang pembawa, perubahan fasa dari gelombang pembawa, dan frekuensi sinyal modulasi dinyatakan sebagai indeks modulasi (m) dimana :
m = Perubahan frekuensi (peak to peak Hz) / frekuensi modulasi (Hz)

Dalam siaran FM, gelombang pembawa harus memiliki perubahan frekuensi yang sesuai dengan amplituda dari sinyal modulasi, tetapi bebas frekuensi sinyal modulasi yang diatur oleh frekuensi modulator.






Pemancar FM

Tujuan dari pemancar FM adalah untuk merubah satu atau lebih sinyal input yang berupa frekuensi audio (AF) menjadi gelombang termodulasi dalam sinyal RF (Radio Frekuensi) yang dimaksudkan sebagai output daya yang kemudian diumpankan ke sistem antena untuk dipancarkan. Dalam bentuk sederhana dapat dipisahkan atas modulator FM dan sebuah power amplifier RF dalam satu unit. Sebenarnya pemancar FM terdiri atas rangkaian blok subsistem yang memiliki fungsi tersendiri, yaitu:
1.      FM exciter merubah sinyal audio menjadi frekuensi RF yang sudah termodulasi
2.      Intermediate Power Amplifier (IPA) dibutuhkan pada beberapa pemancar untuk meningkatkan tingkat daya RF agar mampu menghandle final stage
3.      Power Amplifier di tingkat akhir menaikkan power dari sinyal sesuai yang dibutuhkan oleh sistem antena
4.      Catu daya (power supply) merubah input power dari sumber AC menjadi tegangan dan arus DC atau AC yang dibutuhkan oleh tiap subsistem
5.      Transmitter Control System memonitor, melindungi dan memberikan perintah bagi tiap subsistem sehingga mereka dapat bekerja sama dan memberikan hasil yang diinginkan
6.      RF lowpass filter membatasi frekuensi yang tidak diingikan dari output pemancar
7.      Directional coupler yang mengindikasikan bahwa daya sedang dikirimkan atau diterima dari sistem antenna

FM Exciter
Jantung dari pemancar siaran FM terletak pada exciter-nya. Fungsi dari exciter adalah untuk membangkitkan dan memodulasikan gelombang pembawa dengan satu atau lebih input (mono, stereo, SCA) sesuai dengan standar FCC. Gelombang pembawa yang telah dimodulasi kemudian diperkuat oleh wideband amplifier ke level yang dibutuhkan oleh tingkat berikutnya.

Direct FM merupakan teknik modulasi dimana frekuensi dari oscilator dapat diubah sesuai dengan tegangan yang digunakan. Seperti halnya oscilator, disebut voltage tuned oscilator (VTO) dimungkinkan oleh perkembangan dioda tuning varaktor yang dapat merubah kapasitansi menurut perubahan tegangan bias reverse (disebut juga voltage controlled oscillator atau VCO).

Kestabilan frekuensi dari oscillitor direct FM tidak cukup bagus, untuk itu dibutuhkan automotic frekuensi control system (AFC) yang menggunakan sebuah kristal oscillator stabil sebagai frekuensi referensi. Komponen AFC berperan sebagai pengatur frekuensi yang dibangkitkan oscillator lokal untuk dicatukan ke mixer, sehingga frekuensi oscillator menjadi stabil.





2. Multychannel Amplitude Modulation ( AM )

Yang pertama kali menyebar luaskan Aplikasi untuk hubungan antara fiber optik secara analog yang mana di mulai pada akhir tahun 1980 adalah CATV Network. Network jenis ini beroprasi pada frekuensi antara 50 sampai 88 Mhz dan dari 120 samapi 550 Mhz. Frekuensi anatara 88 samapi 120 Mhz tidak digunaka karena digunaaka untuk penyiaran radio FM. Network ini dapat membawa lebih dari 80 AM vestigal-side band (AM-VSB) video chanel, masing-masing mempunyai noise selebar 4 Mhz dari lebar chanel yang 6 Mhz, dengan S/N ratio sebesar 40db. Untuk mempertahankan kesamaan dengan coax base network yang sebelumnya, format dari multichanel AM-VSB juga dipilih untuk sistem fiber optik. Gambar 9.7 memperlihatkan teknik untuk menggabungkan N pesan yang berdiri sendiri. Sinyal informasi pada chanel I gelombang pembawa AM mempunyai frekuensi Fi , dimana I= 1,2,…,N. Power RF menggabungkan kemudian menjumlah AM sejumlah N, yang menghasilkan sinyal FDN, yang mana intensitas modulasinya seperti Laser Dioda. Seperti halnya penerima optik, susunan paralel dari filter bandpass memisahkan sinyal dari gelombang cariernya, sehingga didapat sinyal aslinya, dengan teknik standar RF.

Untuk sejumlah besar carier FDM dengan fasa acak, sinyal carier menumpangi power basis. Kemudian untuk N channel, modulasi optikal dengan index m berhubungan dengan modulasi index mi per channel dengan:
Jika setiap modulasi channel index mi nilainya sama dengan nilai mc, maka dirumuskan :
Hasilnya jika N sinyal adalah frekuensi yang telah di multiplex dan digunakan untuk memodulasi sumber optik tunggal maka rasio ke noise dari sinyal tunggal berkurang dengan 10 log N. Andaikata beberapa channel digabungkan maka sinyal akan memperkuat tegangan, maka karakteristik penurunan menjadi 10 log N.

Jika beberapa frekuensi carrier melewati peralatan non linier seperti laser dioda dapat membangkitkan sinyal yang berbeda dari frekuensi asalnya yang disebut juga sebagai frekuensi intermodulation, dan dapat menyebabkan interferensi pada kedua band dari channel. Hasilnya adalah penurunan jumlah sinyal yang dapat ditransmisikan.

Jika frekuensi kerja dari channel kurang dari 1 oktaf seluruh distorsi harmonis bahkan distorsi intermodulasi (IM) akan keluar dari passband. Jika signal passband mengandung banyak signal carrier. Beberapa IM akan muncul pada frekuensi pada sama. Hal ini disebut juga staking yang merupakan tambahan dari basis power. Dimana ada dua nada orde ketiga tersebar pada daerah operasi passband. Tripel beat product dibuat untuk dikonsentrasikan pada tengah – tengah channel, jadi pembawa pusat menerima inteferensi yang paling besar. Tabel 9.1 dan 9.2 menunjukkan distribusi dari third order tripel beat and two tone IM product untuk nomer channel N dari 1 – 8.
Hasil dari beat stcaking adalah secara umum pada CSO ( Composite Second Order ) dan CTB ( Composite Tripel Beat ) dan digunakan untuk menggunakan kemampuan dari multichannel hubungan AM

Kenapa Gelombang FM Lebih Jernih Dibanding AM?
Gelombang AM sudah lama ditinggal. Nyaris semua radio bermain di jalur FM. Kenapa sih FM lebih jernih?
Hingga tahun delapan puluhan, stasiun radio broadcast (siaran) banyak menggunakan modulasi AM (Amplitude Modulation). Pada saat itu, umumnya enggak ada siaran radio yang mampu menampilkan suara bening, apalagi stereo. Belum lagi kalau cuaca sedang enggak mendukung. Wah, pokoknya kita enggak bisa menikmati indahnya suara musik senyaman saat ini.
Setelah periode itu, mulai bermunculan stasiun radio siaran pengusung modulasi FM (Frequency Modulation). Jenis modulasi ini mampu memanjakan pendengar siaran karena menghasilkan suara yang lebih bening. Selain itu, ia dapat diterima dengan pola mono atau stereo. Maksudnya, jika radio penerima kita hanya bisa menerima siaran mode mono, maka ia menampilkan suara mono. Sedang radio penerima tipe stereo punya pilihan untuk menampilkan suara mono atau stereo beneran (real stereo) sesuai dengan yang dipancarkan oleh stasiun radio siaran.
Analogi modulasi
Dalam istilah teknik, kata modulasi mempunyai definisi yang cukup panjang. Tapi, hal itu dapat dijelaskan dengan analogi sederhana berikut: kalau kita ingin pergi ke tempat lain yang jauh (yang tidak bisa di lakukan dengan jalan kaki atau berenang), kita harus menumpang sesuatu.
Sinyal informasi (suara, gambar, data) juga begitu. Agar dapat dikirim ke tempat lain, sinyal informasi harus ditumpangkan pada sinyal lain. Dalam konteks radio siaran, sinyal yang menumpang adalah sinyal suara, sedangkan yang ditumpangi adalah sinyal radio yang disebut sinyal pembawa (carrier).
Jenis dan cara penumpangan sangat beragam. Dari tinjauan “penumpang”, cara menumpangkan manusia pasti berbeda dengan paket barang atau surat. Hal serupa berlaku untuk penumpangan sinyal analog yang berbeda dengan sinyal digital. Penumpangan sinyal suara juga akan berbeda dengan penumpangan sinyal gambar, sinyal film, atau sinyal lain.
Dari sisi pembawa, cara menumpang di pesawat terbang akan berbeda dengan menumpang di mobil, bus, truk, kapal laut, perahu, atau kuda. Hal yang sama juga terjadi pada modulasi. Di mana cara menumpang ke amplitudo gelombang carrier akan berbeda dengan cara menumpang di frekuensi gelombang carrier.
Gelombang/sinyal “carrier”
Gelombang/sinyal carrier adalah gelombang radio yang mempunyai frekuensi jauh lebih tinggi dari frekuensi sinyal informasi. Berbeda dengan sinyal suara yang mempunyai frekuensi beragam/variabel dengan range 20 Hz hingga 20 kHz, sinyal carrier ditentukan pada satu frekuensi saja. Frekuensi sinyal carrier ditetapkan dalam suatu alokasi frekuensi yang ditentukan oleh badan yang berwewenang.
Di Indonesia, alokasi frekuensi sinyal carrier untuk siaran FM ditetapkan pada frekuensi 87,5 MHz hingga 108 MHz. Alokasi itu terbagi untuk 204 kanal dengan penganalan kelipatan 100 kHz. Kanal pertama berada pada frekuensi 87,6 MHz, sedangkan kanal ke 204 berada pada frekuensi 107,9 MHz. Penetapan tersebut dan aturan lainnya tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 15 Tahun 2003.
Frekuensi carrier inilah yang disebutkan oleh stasiun radio untuk menunjukkan keberadaannya. Misalnya, Radio XYZ 100,2 FM atau Radio ABC 98,2 FM. 100,2 Mhz dan 98,2 MHz adalah frekuensi carrier yang dialokasikan untuk stasiun bersangkutan.
Karena berupa gelombang sinusoida, sinyal carrier mempunyai beberapa parameter yang dapat berubah. Perubahan itu dapat terjadi pada amplitudo, frekuensi, atau parameter lain. Contoh perubahan amplitudo dan perubahan frekuensi dari suatu sinyal asal ditunjukkan dalam gambar. Kemampuan untuk diubah inilah yang menjadi ide dari teknik-teknik modulasi.

Modulasi AM
Dari banyak teknik modulasi, AM dan FM adalah modulasi yang banyak diterapkan pada radio siaran. Keduanya dipakai karena tekniknya relatif lebih mudah dibandingkan dengan teknik-teknik lain. Dengan begitu, rangkaian pemancar dan penerima radionya lebih sederhana dan mudah dibuat.
Di pemancar radio dengan teknik AM, amplitudo gelombang carrier akan diubah seiring dengan perubahan sinyal informasi (suara) yang dimasukkan. Frekuensi gelombang carrier-nya relatif tetap. Kemudian, sinyal dilewatkan ke RF (Radio Frequency) Amplifier untuk dikuatkan agar bisa dikirim ke jarak yang jauh. Setelah itu, dipancarkan melalui antena.
Tentu saja dalam perjalanannya mencapai penerima, gelombang akan mengalami redaman (fading) oleh udara, mendapat interferensi dari frekuensi-frekuensi lain, noise, atau bentuk-bentuk gangguan lainnya. Gangguan-gangguan itu umumnya berupa variasi amplitudo sehingga mau tidak mau akan memengaruhi amplitudo gelombang yang terkirim.
Akibatnya, informasi yang terkirim pun akan berubah dan ujung-ujungnya mutu informasi yang diterima jelas berkurang. Efek yang kita rasakan sangat nyata. Suara merdu Andien yang mendayu akan terdengar serak, aransemen Dewa yang bagus itu jadi terdengar enggak karuan, dan suara Iwan Fals benar-benar jadi fals.
Cara mengurangi kerugian yang diakibatkan oleh redaman, noise, dan interferensi cukup sulit. Pengurangan amplitudo gangguan (yang mempunyai amplitudo lebih kecil), akan berdampak pada pengurangan sinyal asli. Sementara, peningkatan amplitudo sinyal asli juga menyebabkan peningkatan amplitudo gangguan. Dilema itu bisa saja diatasi dengan menggunakan teknik lain yang lebih rumit. Tapi, rangkaian penerima akan menjadi mahal, sementara hasil yang diperoleh belum kualitas Hi Fi dan belum tentu setara dengan harga yang harus dibayar.
Itulah barangkali yang menyebabkan banyak stasiun radio siaran bermodulasi AM pindah ke modulasi FM. Konsekuensinya, mereka juga harus pindah frekuensi carrier karena aturan alokasi frekuensi carrier untuk siaran AM berbeda dengan siaran FM. Frekuensi carrier untuk siaran AM terletak di Medium Frequency (300 kHz – 3 MHz/MF), sedangkan frekuensi carrier siaran FM terletak di Very High Frequency (30 MHz – 300 MHz/VHF).




Modulasi FM
Di pemancar radio dengan teknik modulasi FM, frekuensi gelombang carrier akan berubah seiring perubahan sinyal suara atau informasi lainnya. Amplitudo gelombang carrier relatif tetap. Setelah dilakukan penguatan daya sinyal (agar bisa dikirim jauh), gelombang yang telah tercampur tadi dipancarkan melalui antena.
Seperti halnya gelombang termodulasi AM, gelombang ini pun akan mengalami redaman oleh udara dan mendapat interferensi dari frekuensi-frekuensi lain, noise, atau bentuk-bentuk gangguan lainnya. Tetapi, karena gangguan itu umumnya berbentuk variasi amplitudo, kecil kemungkinan dapat memengaruhi informasi yang menumpang dalam frekuensi gelombang carrier.
Akibatnya, mutu informasi yang diterima tetap baik. Dan, kualitas audio yang diterima juga lebih tinggi daripada kualitas audio yang dimodulasi dengan AM. Jadi, musik yang kita dengar akan serupa dengan kualitas musik yang dikirim oleh stasiun radio sehingga enggak salah kalau stasiun-stasiun radio siaran lama (yang dulunya AM) pindah ke teknik modulasi ini. Sementara stasiun-stasiun radio baru juga langsung memilih FM.
Selain itu, teknik pengiriman suara stereonya juga tidak terlalu rumit. Jadinya, rangkaian penerima FM stereo mudah dibuat, sampai-sampai dapat dibuat seukuran kotak korek api. Produk FM autotuner seukuran kotak korek api ini sudah gampang diperoleh di kaki lima dengan harga yang murah. Kualitasnya cukup memadai untuk peralatan semurah dan sekecil itu.
Rangkaian “squelch”
Pada penerima FM (yang juga ada di pesawat televisi), sinyal radio yang hilang akan menyebabkan terdengar suara desis noise yang cukup keras. Karena mengganggu, sebagian besar penerima FM dilengkapi dengan rangkaian squelch yang berfungsi untuk mematikan audio jika tidak terdeteksi adanya sinyal siaran. Pada radio komunikasi VHF dan UHF (yang juga menggunakan FM), rangkaian squelch dapat diatur sedemikian rupa sehingga masih dapat mendengarkan sinyal suara yang volumenya sedikit di atas desis noise.
Pembagian kanal FM di Indonesia
Jumlah kanal yang disiapkan dalam alokasi frekuensi 87,5 MHz hingga 108 MHz memang sebanyak 204 kanal. Tapi, tentu saja hal itu tidak menyebabkan 204 stasiun radio bisa didirikan di kota kita. Sebab jarak antarkanal yang terlalu rapat akan menyebabkan interferensi antarstasiun radio.
Karena itu, aturan dalam Keputusan Menteri Perhubungan No KM 15 Tahun 2003 mensyaratkan jarak minimal antarkanal dalam satu area pelayanan (yang umumnya se-Kota atau se-Kabupaten) adalah 800 kHz. Kecuali pada kota besar semacam Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Medan yang sudah telanjur mempunyai stasiun cukup banyak. Jarak minimal untuk kota-kota itu adalah 400 kHz.
Pembagian kanal untuk tiap area layanan tentunya juga disesuaikan dengan faktor-faktor seperti : kepadatan penduduk, perkembangan kawasan, dan lainnya. Sebab, apalah gunanya menyediakan banyak kanal jika pendirian stasiun-stasiun baru di suatu area layanan tidak menjanjikan.



Komponen yang Mendukung Pengiriman Sinyal dari Pemancar
Pemancar bekerja untuk menyampaikan sinyal gelombang radio dari stasiun televisi ataupun radio ke daerah sekitar cakupan siarannya. Semakin luas cakupan yang hendak dicapai, maka semakin besar juga tower yang diperlukan untuk membangun pemancar tersebut. Lalu bagaimana cara kerja serta kompenen apa sajakah yang terdapat dalam sebuah pemancar agar sinyal yang dikirimkan dapat lebih berkualitas?

Pada pemancar radio AM, peralatan yang digunakan menggunakan komponen – komponen radio yang membutuhkan energi besar. Itulah mengapa radio AM dinilai kurang efisien untuk saat ini dimana orang – orang lebih suka menerapkan prinsip hemat energi. Namun, radio AM tidak perlu tiang yang tinggi untuk memancarkan sinyalnya yang dalam frekwensi rendah. Gelombang radio AM bisa dipancarkan melalui gelombang panjang, menengah, dan pendek. Biasanya, gelombang radio AM bisa menjangkau jarak yang sangat jauh hingga lintas benua sehingga lebih banyak digunakan untuk siaran internasional dengan berbagai bahasa. Selain itu, terdapat beberapa transmitter SW yang biasanya digunakan dalam satu stasiun radio AM.

Sedangkan pada pemancar TV dan FM, diperlukan tempat yang setinggi – tingginya untuk memancarkan gelombang dengan sinyal yang sempurna. Biasanya, pemancar FM dan televisi dibangun diatas gedung ataupun bukit agar dapat menjangkau lebih banyak pemirsa. Selain itu, pada satu stasiun besar seperti stasiun TV nasional, biasanya memiliki lebih dari satu pemancar dengan system antenna agar kualitas sinyal yang disampaikan dapat lebih berkualitas.

Stasiun yang menggunakan banyak transmitter biasanya menggabungkan menggabungkan output dalam frekwensi yang sama dengan system diplexer yang kemudian diterapkan dalam system antenna tunggal atau juga biasa dikenal dengan VHF 1, VHF 2, VHF 3, dan UHF. Jika stasiun tersebut menggunakan system dua antenna atau lebih, maka antenna dengan frekwensi lebih tinggi harus dipasang lebih tinggi. Sebagai contoh; VHF 2 – VHF – UHF 3. System pemancar yang sama juga biasanya digunakan oleh provider GSM, namun perbedaannya adalah, biasanya provider menggunakan pembangkit listrik intracity yang bertegangan rendah untuk daerah dengan kepadatan penduduk yang tinggi.

Senin, 10 Juni 2013

PUNGGAWA MU 2012-2013 dan 2013-2014



PARA PUNGGAWA MANCHESTER UNITED 2012-2013
COACH   : SIR ALEX FERGUSON

GOALKEEPERS / Penjaga Gawang
Anders Lindegaard
Sam Johnstone
David De Gea

DEFENDERS / Pemain Belakang / Pemain Bertahan

Chris Smalling
Nemanja Vidic
Rio Ferdinand
Jonny Evans
Frederic Veseli
Scott Wootton
Michael Keane
Tom Thorpe
Tyler Blackett
Marnick Vermijl
Rafael
Phil Jones
Patrice Evra

MIDFIELDERS / Gelandang / Pemain Tengah

Luis Antonio Valencia
Michael Carrick
Nani
Tom Cleverley
Ryan Giggs
Davide Petrucci
Ryan Tunnicliffe
Shinji Kagawa
Nick Powell
Anderson
Darren Fletcher
Paul Scholes
Ashley Young
Robert Brady
Larnell Cole
Jesse Lingard
Adnan januzaj

FORWARDS / Striker / Penyerang / Pemain Depan
Robin Van Persie
Javier Hernandez
Danny Welbeck
Federico Macheda
Joshua King
Dimitar Berbatov
Bebe
Will Keane
Wayne Rooney

Pendatang baru yang sudah resmi dan pelatih

Wilfrid Zaha(gelandang serang)
Guillermo Varela(defender)
•      David moyes(pelatih)



(1) David De Gea
(2) Rafael da Silva
(3) Patrice Evra
(4) Phil Jones
(5) Rio Ferdinand
(6) Johny Evans
(7) Antonio Valencia
(8) Anderson
(9)
(10) Wayne Mark Rooney
(11) Ryan Joseph Giggs
(12) Chris Smalling
(13) Anders Lindegaard
(14) Javier ‘Chicharito’ Hernandez
(15) Nemanja Vidic
(16) Michael Carrick
(17) Luis Nani
(18) Ashley Young
(19) Danny Welbeck
(20) Robin Van Persie
(21)
(22) Paul Scholes
(23) Tom Cleverley
(24) Darren Fletcher
(25) Nick Powell
(26) Shinji Kagawa
(27) Federico Macheda
(28) buttnert
(29)
(30)
(31) Scott Wootton
(32)
(33) Bebe
(34) Larnell Cole
(35) J Lingard
(36) Marmick Vermijl
(37) Robbie Brady
(38) M. Keane
(39) Thorpe
(40)
(41) Joshua King
(42) Blackett
(43)
(44) Adnan januzaj
(45) Davide Petrucci
(46) Ryan Tunnicliffe
(47)
(48) W. Keane
(49) Federico Veseli
(50) Sam Johnstone.